Kedutaan Besar Indonesia di Beijing bersama Pemerintah Provinsi Hunan dan Cabang Hunan dari Dewan Promosi Perdagangan Internasional China baru-baru ini menyelenggarakan Forum Bisnis Indonesia-China (Changsha) di Changsha. Forum dengan tema “Berbagi Ketahanan, Berbagi Masa Depan – Berinvestasi untuk Kemitraan Berkelanjutan” ini menarik sekitar 200 perusahaan China dan Indonesia untuk berpartisipasi. Dalam sambutan pembukaannya, Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun menyatakan bahwa kepercayaan kalangan bisnis China terhadap prospek pembangunan ekonomi Indonesia terus meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan dari Hunan telah berinvestasi di Indonesia dan meraih kesuksesan, memberikan efek teladan yang baik, mendorong lebih banyak perusahaan China untuk berkembang di Indonesia, dan data perdagangan dan investasi yang terus meningkat sepenuhnya mengonfirmasi tren ini. Duta Besar Djauhari Oratmangun memperkenalkan bahwa pada tahun 2025, total perdagangan bilateral antara Indonesia dan China mencapai 167,48 miliar dolar AS, di mana ekspor Indonesia ke China meningkat 16,7%; investasi China daratan dan Hong Kong di Indonesia mencapai 18,1 miliar dolar AS, menjadikan China sebagai sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia. Dalam sesi diskusi khusus yang dipimpin oleh Wakil Duta Besar Indonesia untuk China, para peserta membahas secara mendalam potensi kerja sama antara Indonesia dan Hunan di bidang-bidang utama seperti konektivitas dan logistik, infrastruktur energi dan jaringan listrik energi terbarukan, pengolahan hilir mineral, ekonomi hijau, serta kesehatan dan bioteknologi. Selama forum, tercapai empat niat kerja sama baru: Perusahaan Energi China Mining (Shanxi) menyediakan program pengembangan sumber daya manusia untuk Indonesia; China Mining melakukan penelitian kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dan pemerintah Indonesia; perusahaan Pingalax memberikan bantuan penyimpanan baterai kepada Indonesia; China Mining (Shanxi) menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan Indonesia di bidang pengolahan bauksit dan alumina. Selain itu, Pusat Promosi Investasi Kedutaan Besar Indonesia juga melakukan negosiasi bisnis satu lawan satu dengan 60 lebih pengusaha Hunan, mendorong pencocokan proyek yang tepat. Forum ini merupakan langkah penting Kedutaan Besar Indonesia dalam memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan daerah-daerah di China, bertujuan untuk memanfaatkan keunggulan Hunan di bidang manufaktur, konstruksi, dan teknologi guna memperluas kerja sama di segala bidang. Selama kunjungannya di Changsha, Duta Besar Djauhari Oratmangun juga bertemu dengan Wakil Gubernur Provinsi Hunan, dan kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai penguatan lebih lanjut kerja sama antara Indonesia dan Hunan di bidang ekonomi, perdagangan, sosial, dan budaya, meletakkan dasar bagi kerja sama praktis selanjutnya.