Chery Optimistis Terhadap Pertumbuhan Penjualan Berkelanjutan di Pasar Indonesia. Berdasarkan kinerja gemilang dua tahun terakhir, pangsa pasar Chery diperkirakan akan semakin meningkat pada tahun 2026. Direktur Pemasaran Chery Sales Indonesia menyatakan bahwa penjualan perusahaan dalam dua tahun terakhir terus tumbuh hampir dua kali lipat. Lingkungan pasar otomotif Indonesia saat ini masih positif, sehingga perusahaan akan berupaya maksimal untuk mencapai target yang lebih tinggi.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada tahun 2025 penjualan grosir Chery mencapai 19.391 unit, penjualan ritel 19.485 unit; sementara pada tahun 2024 penjualan grosir hanya 9.141 unit dan ritel 8.626 unit, peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, pangsa pasar grosir Chery sebesar 2,4%, dan pangsa pasar ritel 2,3%. Dengan beberapa model baru yang akan segera hadir di Indonesia, pangsa pasar Grup Chery pada tahun 2026 diperkirakan akan terus meluas. Perusahaan akan meluncurkan lini produk baru yang agresif, berupaya memperoleh posisi pasar yang lebih kuat di Indonesia.
Chery juga menetapkan target yang jelas untuk model hybrid: pada tahun 2026, proporsi penjualan model hybrid minimal mencapai 40% dari total penjualan. Dari segi wilayah penjualan, kawasan Jabodetabek masih akan menjadi pasar inti, sedangkan kota-kota besar seperti Medan, Bandung, dan Surabaya juga akan menjadi wilayah pendukung utama. Untuk merangsang permintaan pasar, Chery berencana menerapkan strategi produk yang agresif pada tahun 2026, dengan meluncurkan 6 hingga 7 model baru sepanjang tahun. Model hybrid menjadi prioritas strategis perusahaan, dengan target yang jelas, berharap dapat lebih meningkatkan daya saing dan skala penjualan keseluruhan merek Chery di pasar kendaraan energi baru Indonesia.
Chery Optimistis Terhadap Pertumbuhan Penjualan Berkelanjutan di Pasar Indonesia. Berdasarkan kinerja gemilang dua tahun terakhir, pangsa pasar Chery diperkirakan akan semakin meningkat pada tahun 2026. Direktur Pemasaran Chery Sales Indonesia menyatakan bahwa penjualan perusahaan dalam dua tahun terakhir terus tumbuh hampir dua kali lipat. Lingkungan pasar otomotif Indonesia saat ini masih positif, sehingga perusahaan akan berupaya maksimal untuk mencapai target yang lebih tinggi.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada tahun 2025 penjualan grosir Chery mencapai 19.391 unit, penjualan ritel 19.485 unit; sementara pada tahun 2024 penjualan grosir hanya 9.141 unit dan ritel 8.626 unit, peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, pangsa pasar grosir Chery sebesar 2,4%, dan pangsa pasar ritel 2,3%. Dengan beberapa model baru yang akan segera hadir di Indonesia, pangsa pasar Grup Chery pada tahun 2026 diperkirakan akan terus meluas. Perusahaan akan meluncurkan lini produk baru yang agresif, berupaya memperoleh posisi pasar yang lebih kuat di Indonesia.
Chery juga menetapkan target yang jelas untuk model hybrid: pada tahun 2026, proporsi penjualan model hybrid minimal mencapai 40% dari total penjualan. Dari segi wilayah penjualan, kawasan Jabodetabek masih akan menjadi pasar inti, sedangkan kota-kota besar seperti Medan, Bandung, dan Surabaya juga akan menjadi wilayah pendukung utama. Untuk merangsang permintaan pasar, Chery berencana menerapkan strategi produk yang agresif pada tahun 2026, dengan meluncurkan 6 hingga 7 model baru sepanjang tahun. Model hybrid menjadi prioritas strategis perusahaan, dengan target yang jelas, berharap dapat lebih meningkatkan daya saing dan skala penjualan keseluruhan merek Chery di pasar kendaraan energi baru Indonesia.