Konten Detail
Profil Penulis
Song Xiuju, laki-laki, berasal dari Zigui, Hubei, adalah Wakil Direktur Pusat Penelitian Pertukaran Manusia dan Budaya China-Indonesia di Universitas Normal Huazhong, Associate Professor di Sekolah Politik dan Hubungan Internasional, dan Pembimbing Program Magister. Beliau lulus dengan gelar Master dalam Sejarah Modern dan Kontemporer Dunia dari Universitas Normal Huazhong pada tahun 2000. Pada tahun 2003, beliau melanjutkan studi doktoral di bidang Hubungan Internasional di Institut Ilmu Politik Universitas Normal Huazhong, dan meraih gelar Doktor (Hukum) di bidang Hubungan Internasional pada tahun 2006. Beliau terutama meneliti teori kerja sama internasional. Pada tahun 2012–2013, beliau menjadi sarjana tamu di Departemen Ilmu Politik Universitas Duke, AS. Sejak tahun 2013, beliau fokus pada penelitian tentang Indonesia dan hubungan China-Indonesia.
Ringkasan Isi
Buku ini terdiri dari empat bab: Bab Energi – Kekayaan sumber daya energi Indonesia sebagai dasar kerja sama; Bab Hukum – Norma hukum kerja sama energi China-Indonesia; Bab Risiko – Risiko dan tantangan dalam kerja sama energi dengan Indonesia; Bab Kerja Sama – Status saat ini dan masa depan kerja sama energi China-Indonesia.
Dalam kerja sama energi antara China dan Indonesia, China adalah pihak yang aktif "melangkah keluar". Perusahaan energi China tidak hanya perlu memahami secara menyeluruh sumber daya energi Indonesia, tetapi juga harus mematuhi norma hukum domestik Indonesia seperti Undang-Undang Sumber Daya Energi, Undang-Undang Pertanahan, Undang-Undang Penanaman Modal, Undang-Undang Ketenagakerjaan, dan Undang-Undang Perlindungan Lingkungan Hidup. Selain itu, perusahaan energi China juga harus memiliki kesadaran yang jelas terhadap risiko di bidang alam, politik, keamanan sosial, bisnis, dan kesehatan di Indonesia. "Lokalisasi" perusahaan energi China di Indonesia merupakan jalur fundamental untuk pembangunan berkelanjutan kerja sama energi China-Indonesia.
Alasan Rekomendasi
Buku "Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 dan Kerja Sama Energi China-Indonesia" yang ditulis oleh Song Xiuju ini bertujuan untuk menjelaskan: faktor domestik masing-masing negara memiliki pengaruh yang menentukan terhadap kerja sama internasional, sementara pengaruh faktor supranasional seperti struktur kekuasaan internasional, rezim internasional, dan budaya anarki internasional adalah terbatas.