Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Super (SPKLU) pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan sistem pendingin cair telah diresmikan di kawasan Scientia Park, Sumarecon Serpong, Kota Tangerang. Fasilitas ini dibangun oleh Zora, merek pengisian daya premium di bawah naungan Mebi. Stasiun ini merupakan stasiun pengisian daya pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi pendingin cair, sekaligus proyek pertama di dalam negeri yang mengimplementasikan teknologi pengisian daya terdistribusi, menjadi tonggak penting dalam peningkatan infrastruktur kendaraan listrik Indonesia. Stasiun pengisian ini menggunakan Huawei Digital Power dengan solusi FusionCharge, daya pengisian maksimum mencapai 400kW. Teknologi pengisian terdistribusi mampu mengalokasikan energi secara cerdas, meningkatkan efisiensi pengisian secara drastis. Ketua Dewan Komisaris Mebi Indonesia menyatakan bahwa Stasiun Zora menetapkan standar baru bagi infrastruktur kendaraan listrik Indonesia. Berkat dukungan teknologi Huawei, terciptalah fasilitas pengisian yang efisien dan andal, mendukung transisi jangka panjang Indonesia menuju energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dari segi teknis, sistem pendingin cair pada stasiun ini membuat proses pengisian lebih stabil, kabel pengisian lebih ringan dan pengoperasian lebih senyap, serta mampu menyesuaikan kinerja secara otomatis sesuai kondisi cuaca, memaksimalkan pengalaman pengguna dan kinerja perangkat. CEO Huawei Digital Power Indonesia menyatakan bahwa Huawei, sebagai perusahaan teknologi hijau terkemuka, akan mendukung penuh pembangunan infrastruktur energi dan mobilitas masa depan Indonesia melalui kolaborasi multisektor untuk menciptakan solusi energi yang cerdas, digital, dan rendah karbon, membantu Indonesia mencapai target net zero emission serta Visi Indonesia Emas 2045. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia juga turut serta dalam pembangunan stasiun ini. Direktur Utama PLN menyatakan bahwa stasiun super generasi baru membuat pengisian daya lebih cepat, mudah diakses, dan nyaman. Inovasi hasil kolaborasi lintas sektor ini menandai perkembangan infrastruktur kendaraan listrik Indonesia menuju arah yang lebih matang dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. PLN akan memastikan dukungan sistem jaringan listrik untuk pembangunan terkait, sehingga manfaat fasilitas dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan. Stasiun Zora kompatibel dengan merek kendaraan listrik utama, dengan tegangan kerja mencakup 200V hingga 1000V, serta mengintegrasikan sistem tenaga surya dan penyimpanan energi, yang dapat mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik publik sekaligus mempromosikan penggunaan energi bersih.