Indonesia Setujui Bersyarat Akuisisi Tokopedia oleh TikTok
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Indonesia menyetujui secara bersyarat transaksi akuisisi saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara Pte Ltd. Sebelumnya, ada dugaan bahwa transaksi akuisisi ini dapat memicu praktik monopoli. Petugas investigasi KPPU melaporkan bahwa transaksi tersebut berpotensi menyebabkan monopoli atau persaingan usaha tidak sehat. Persyaratan yang diajukan KPPU antara lain memastikan metode pembayaran dan pilihan logistik tetap terbuka, tidak dikaitkan dengan berbagai promosi, diskon, dan sebagainya; melarang penyalahgunaan posisi dominan, termasuk penetapan harga predator, perlakuan istimewa terhadap diri sendiri dalam tampilan platform, diskriminasi terhadap produk di luar grup, serta membatasi pedagang untuk bertransaksi di luar platform Tokopedia dan TikTok Shop; menjamin hak pengguna TikTok untuk mempromosikan produk di platform e-commerce lain; melarang eksploitasi pasar melalui kenaikan harga yang tidak wajar; serta memberikan kesempatan yang setara bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang. Kedua perusahaan wajib menyerahkan laporan setiap tiga bulan selama dua tahun, mencakup total pendapatan dari kegiatan e-commerce, sumber pendapatan, dan jumlah komisi yang dikenakan kepada pedagang dalam lima kategori; melaporkan secara berkala perjanjian dengan penyedia layanan logistik, penyedia layanan pembayaran, serta mitra usaha; periode pengawasan dimulai sejak tanggal persetujuan hingga 17 Juni 2027. Apabila persyaratan tidak dipenuhi, akan memasuki tahap peninjauan lebih lanjut. Kedua belah pihak akhirnya menyetujui persyaratan yang diajukan oleh petugas investigasi.
Perusahaan China Berpartisipasi dalam Pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Turbin Gas di Indonesia
Indonesia Bebaskan Bea Antidumping untuk Serat Sintetis dari China
Tiga Kawasan Industri Utama dalam Rencana Dua Negara Dua Taman
Perusahaan Dubai Bangun Pusat Data di Jawa Barat
Pabrik Panel Surya Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi
Menteri Perindustrian baru-baru ini meresmikan pabrik panel surya PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI) di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, Jawa Tengah, dengan investasi lebih dari Rp1,5 triliun. Kapasitas operasi awal sebesar 1 GW per tahun, yang akan memproduksi sekitar 1,4 juta panel surya setiap tahunnya. Pabrik ini menggunakan teknologi i-Topcon terbaru dengan efisiensi 23%, dan setiap panel surya memiliki daya output maksimum hingga 720 watt peak. Panel yang diproduksi merupakan salah satu ukuran terbesar di dunia, dan pabrik ini juga merupakan pabrik terintegrasi pertama di Indonesia yang menggabungkan produksi baterai dan modul.
20 Perusahaan Indonesia Masuk dalam 500 Besar Asia Tenggara
Majalah Fortune baru-baru ini merilis daftar terkini 500 Perusahaan Terbesar Asia Tenggara tahun 2025, di mana 20 perusahaan Indonesia masuk berdasarkan pendapatan tertinggi tahun 2024. Di antara tujuh negara Asia Tenggara, Indonesia menyumbang jumlah perusahaan terbanyak, yaitu 109 perusahaan, diikuti oleh Thailand 100, Malaysia 92, Singapura 81, Vietnam 76, Filipina 40, dan Kamboja 2. Di antara lima perusahaan dengan pendapatan tertinggi di Asia Tenggara, Pertamina dari Indonesia menduduki peringkat ketiga. Dalam kategori 20 perusahaan dengan pendapatan tertinggi, PLN dan BRI dari Indonesia masing-masing berada di peringkat keenam dan keempat belas.
Perusahaan Tiongkok berpartisipasi dalam proyek pengembangan gas TPA di Provinsi Riau, Indonesia
China Water Industry Group telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk bekerja sama dalam proyek pemanfaatan gas TPA di TPA Muara Fajar setempat, dengan tujuan mengubah gas TPA menjadi energi bersih. Kota Pekanbaru adalah ibu kota Provinsi Riau di Pulau Sumatera, dengan populasi sekitar 1,2 juta jiwa. Akselerasi urbanisasi menyebabkan lonjakan volume sampah rumah tangga. TPA ini memproses 1.000 ton sampah per hari, dan model penimbunan yang ada menghadapi tantangan lingkungan dan keberlanjutan. China Water Industry Group, dengan teknologi canggih dan pengalaman luas di bidang lingkungan dan energi baru, menggunakan teknologi pengumpulan, pemurnian, dan pemanfaatan gas TPA
Tiongkok memasok batubara kokas ke Indonesia, mengubah pola pasar lama
Pada Mei 2025, Tiongkok mengirim setidaknya tiga pengiriman batubara kokas ke perusahaan pengolahan di Sulawesi, Indonesia, langkah yang memasuki pasar yang biasanya didominasi oleh pasokan dari Australia dan domestik Indonesia. Data bulanan dari bea cukai Tiongkok menunjukkan bahwa sejak awal 2024, Tiongkok hanya tiga kali mengekspor batubara kokas ke Indonesia; pada April 2025, Tiongkok mengekspor 78.030 metrik ton batubara kokas ke Indonesia, pengiriman pertama sejak Juli 2024. Data Mei belum diumumkan. Tiongkok adalah importir batubara kokas terbesar di dunia, bukan pengekspor utama bahan bakar pembuatan baja ini. Seorang konsultan independen menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk menguji kelayakan ekonomi pasokan Tiongkok
Perusahaan Tiongkok memulai proyek soda abu pertama di Indonesia di Kalimantan Timur
Proyek soda abu 300.000 ton/tahun milik PT Pupuk Kaltim (PKT) yang dikerjakan oleh China Chemical Tianchen Company telah resmi dimulai. Proyek ini merupakan proyek soda abu pertama di Indonesia dan juga proyek strategis nasional Indonesia, sekaligus menandai pertama kalinya metode Hou (proses soda amonia) Tiongkok diterapkan di Indonesia. Proyek ini berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur, Indonesia, dengan kapasitas pabrik soda abu 300.000 ton/tahun. Untuk merespons berbagai rencana strategis pemerintah Indonesia, proyek ini menggunakan proses soda amonia canggih internasional, yang tidak hanya meningkatkan produksi pupuk majemuk melalui amonium klorida sebagai produk sampingan untuk mendorong swasembada pangan, tetapi juga memanfaatkan karbon dioksida sebagai bahan baku untuk mendukung tujuan ekonomi hijau pengurangan emisi karbon.
12 Perusahaan Indonesia Masuk Daftar Global 2000
Majalah Forbes Amerika Serikat merilis daftar tahunan Global 2000 edisi ke-23, yang memeringkat perusahaan publik besar dunia berdasarkan penjualan, laba, aset, dan kapitalisasi pasar. Sebanyak 12 perusahaan Indonesia masuk dalam daftar tersebut, dengan 5 di antaranya dari sektor perbankan. BRI merupakan perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi, termasuk bank milik negara yang fokus pada pembiayaan usaha mikro dan kecil, mengandalkan jaringan luas dan skala nasional yang besar untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas laba. Mandiri sebagai bank BUMN unggulan memiliki keunggulan di segmen korporasi dan konsumen, serta perluasan layanan digital dan pembiayaan hijau meningkatkan daya saingnya di pasar global.
Indonesia Menawarkan 24 Proyek Perumahan kepada Investor
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menawarkan 24 proyek perumahan kepada investor dalam Konferensi Infrastruktur Internasional 2025, mencakup rumah tapak dan rumah susun yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan total kebutuhan investasi sekitar Rp55,17 triliun. Proyek-proyek ini menggunakan skema kerja sama pemerintah-swasta (KPBU) dan joint venture. Proyek unggulan antara lain Karawaci City yang terletak di Tangerang, merupakan proyek rumah susun terdiri dari 14 menara, 3.136 unit hunian, dengan 50% untuk perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sisanya non-MBR. Proyek seluas 37.779 m² ini asetnya berada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, sedang dalam proses pengalihan aset tanah ke Badan Pertanahan Nasional, dengan nilai investasi sebesar USD78.761.642 (setara Rp1,33 triliun).