Pada tanggal 11 Januari, pelantikan Dewan Pengurus Periode Pertama Kamar Dagang Shandong Indonesia dan acara tahunan 2025 berlangsung meriah di Jakarta. Acara yang dihadiri perwakilan pemerintah, perusahaan, dan tokoh masyarakat ini, dengan perpaduan antara pencapaian konkret dan kehangatan kebersamaan, menjadi perbincangan hangat di kalangan pengusaha Shandong di Indonesia.
Sejak didirikan pada Juni 2024, Kamar Dagang Shandong Indonesia telah menunjukkan kinerja gemilang: tidak hanya mendorong perusahaan Shandong untuk merealisasikan proyek pembangkit listrik panas bumi di Indonesia sebagai tolok ukur energi bersih, tetapi juga memfasilitasi pertemuan tepat sasaran bagi hampir 100 perusahaan alat pertanian, membantu pengusaha Shandong memasuki pasar Indonesia secara konkret.
Tiga platform pertemuan pemerintah-perusahaan, kerja sama swasta, dan silaturahmi komunitas dibangun secara bersamaan, memberikan para perantau Shandong di Indonesia tidak hanya mitra bisnis tetapi juga sandaran kekeluargaan.
Acara ini dipenuhi momen menarik. Ketua Pendiri Yu Jianlin saat merangkum perjalanan pendirian menyatakan bahwa pertumbuhan kamar dagang tidak lepas dari dukungan setiap tokoh Shandong. Ketua Eksekutif Zhang Anjun bahkan mengeluarkan "langkah besar", dengan menegaskan fokus ke depan pada energi, pertanian, dan manufaktur, membentuk tim profesional, menyediakan dukungan kebijakan dan hukum, agar pengusaha Shandong lebih tenang dalam mengembangkan bisnis di Indonesia.
Perwakilan China Council for the Promotion of International Trade di Indonesia, Li Feng, dan Ketua Perhimpunan Sesama Shandong Indonesia, Gao Pengcai, serta tamu lainnya memberikan apresiasi, menyebut kamar dagang sebagai jembatan emas antara Shandong dan Indonesia. Seiring dengan diumumkannya secara resmi daftar pimpinan dewan pengurus, seluruh anggota terpilih naik ke panggung, mendapat tepuk tangan meriah.
Selain kerja sama ekonomi dan perdagangan, kamar dagang juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial, melestarikan budaya Qilu, sehingga semangat pengusaha Shandong yang menjunjung "kebajikan, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan, dan kepercayaan" bersinar di luar negeri. Dengan memanfaatkan angin kerja sama Indonesia-China, para perantau Shandong ini tengah menulis legenda pengusaha Shandong dengan kemampuan mereka, serta menampilkan pesona khas budaya Qilu di negeri orang.
Pada tanggal 11 Januari, pelantikan Dewan Pengurus Periode Pertama Kamar Dagang Shandong Indonesia dan acara tahunan 2025 berlangsung meriah di Jakarta. Acara yang dihadiri perwakilan pemerintah, perusahaan, dan tokoh masyarakat ini, dengan perpaduan antara pencapaian konkret dan kehangatan kebersamaan, menjadi perbincangan hangat di kalangan pengusaha Shandong di Indonesia.
Sejak didirikan pada Juni 2024, Kamar Dagang Shandong Indonesia telah menunjukkan kinerja gemilang: tidak hanya mendorong perusahaan Shandong untuk merealisasikan proyek pembangkit listrik panas bumi di Indonesia sebagai tolok ukur energi bersih, tetapi juga memfasilitasi pertemuan tepat sasaran bagi hampir 100 perusahaan alat pertanian, membantu pengusaha Shandong memasuki pasar Indonesia secara konkret.
Tiga platform pertemuan pemerintah-perusahaan, kerja sama swasta, dan silaturahmi komunitas dibangun secara bersamaan, memberikan para perantau Shandong di Indonesia tidak hanya mitra bisnis tetapi juga sandaran kekeluargaan.
Acara ini dipenuhi momen menarik. Ketua Pendiri Yu Jianlin saat merangkum perjalanan pendirian menyatakan bahwa pertumbuhan kamar dagang tidak lepas dari dukungan setiap tokoh Shandong. Ketua Eksekutif Zhang Anjun bahkan mengeluarkan "langkah besar", dengan menegaskan fokus ke depan pada energi, pertanian, dan manufaktur, membentuk tim profesional, menyediakan dukungan kebijakan dan hukum, agar pengusaha Shandong lebih tenang dalam mengembangkan bisnis di Indonesia.
Perwakilan China Council for the Promotion of International Trade di Indonesia, Li Feng, dan Ketua Perhimpunan Sesama Shandong Indonesia, Gao Pengcai, serta tamu lainnya memberikan apresiasi, menyebut kamar dagang sebagai jembatan emas antara Shandong dan Indonesia. Seiring dengan diumumkannya secara resmi daftar pimpinan dewan pengurus, seluruh anggota terpilih naik ke panggung, mendapat tepuk tangan meriah.
Selain kerja sama ekonomi dan perdagangan, kamar dagang juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial, melestarikan budaya Qilu, sehingga semangat pengusaha Shandong yang menjunjung "kebajikan, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan, dan kepercayaan" bersinar di luar negeri. Dengan memanfaatkan angin kerja sama Indonesia-China, para perantau Shandong ini tengah menulis legenda pengusaha Shandong dengan kemampuan mereka, serta menampilkan pesona khas budaya Qilu di negeri orang.