Indonesia dan China menandatangani nota kesepahaman investasi untuk 16 proyek besar dengan total nilai mencapai US$2,19 miliar (sekitar Rp36,4 triliun), sebagai bagian dari mekanisme kerja sama **“Dua Negara, Dua Taman” (Two Countries Twin Parks, TCTP) yang bertujuan memperdalam kolaborasi industri antara kedua negara**. Perjanjian ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam acara peringatan 20 tahun berdirinya China Chamber of Commerce Indonesia (CCCI). Ke-16 proyek ini didorong oleh perusahaan-perusahaan dari Provinsi Fujian bersama mitra Indonesia, mencakup berbagai bidang strategis. TCTP adalah model kerja sama industri baru yang diusulkan bersama oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri China. Indonesia tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga akan berperan sebagai mitra dalam rantai pasok dan hilirisasi industri. Perekonomian kedua negara hampir mencapai US$20 triliun dan keduanya mencatat pertumbuhan stabil sekitar 5%, memberikan landasan kuat bagi perluasan perdagangan dan investasi bilateral. Hubungan erat ini membuka peluang luas bagi perusahaan kedua negara. Pembangunan taman kembar akan dilakukan di tiga lokasi: Kawasan Industri Batang di Jawa Tengah (telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus), Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang, dan Kawasan Industri Bintan. Batang diposisikan sebagai pusat industri yang kompetitif dengan padat modal dan padat karya. Ke-16 proyek direncanakan dimulai pada tahun 2026 dan mencakup bidang prioritas nasional, antara lain: ekspor baja dan nikel, pengolahan makanan dan ekonomi kelautan, perikanan terpadu, sistem penyimpanan energi dan panel surya, rantai pasok batu bara dan bahan baku industri, riset dan pengembangan kecerdasan buatan Indonesia-China, teknologi dan peralatan industri, serta rantai industri energi baru dan pengembangan kawasan. Beliau berharap proyek-proyek ini menjadi mesin pertumbuhan baru yang menciptakan lapangan kerja dan memperkuat struktur industri negara secara berkelanjutan dan inklusif. Beliau juga memuji CCCI yang selama 20 tahun terakhir telah memfasilitasi masuknya sekitar 600 perusahaan China ke berbagai sektor strategis di Indonesia, memberikan kontribusi penting bagi hubungan ekonomi bilateral.