Presiden Indonesia Prabowo bertemu dengan Ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) Wang Huning yang berkunjung di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis sore. Wang Huning tiba di Istana Merdeka pukul 11:35 waktu setempat, didampingi delegasi dan dikawal oleh pasukan pengawal sepeda motor, serta disambut oleh penari tradisional saat tiba. Menteri Sekretaris Negara menyambutnya di depan istana dan mengantarnya untuk bertemu dengan Prabowo.
Presiden menyambut Wang Huning di balkon depan istana, kemudian membawanya ke ruang penyerahan surat kepercayaan untuk berfoto bersama dan menandatangani buku tamu kenegaraan, yang menurut pemerintah mencerminkan hubungan "harmonis" kedua negara. Prabowo memperkenalkan kepada Wang Huning sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan Sekretaris Kabinet. Selanjutnya, para pemimpin kedua negara mengadakan pembicaraan tatap muka dan makan siang bersama.
Wang Huning tiba di Indonesia sehari sebelumnya dan bertemu dengan Ketua DPR di Gedung Parlemen. Ia menekankan hubungan bilateral yang erat, terutama di bidang perdagangan dan investasi. Ia mencatat bahwa volume perdagangan bilateral pada tahun 2024 mencapai 147,8 miliar dolar AS, dan investasi China di Indonesia sebesar 8,2 miliar dolar AS, menjadikan China sebagai sumber investasi asing terbesar ketiga bagi Indonesia. Ia juga memuji partisipasi aktif China dalam ASEAN dan forum BRICS, serta menyatakan bahwa kedua negara memiliki pandangan yang serupa dalam "memperkuat multilateralisme" untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketimpangan ekonomi.
Presiden Indonesia Prabowo bertemu dengan Ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) Wang Huning yang berkunjung di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis sore. Wang Huning tiba di Istana Merdeka pukul 11:35 waktu setempat, didampingi delegasi dan dikawal oleh pasukan pengawal sepeda motor, serta disambut oleh penari tradisional saat tiba. Menteri Sekretaris Negara menyambutnya di depan istana dan mengantarnya untuk bertemu dengan Prabowo.
Presiden menyambut Wang Huning di balkon depan istana, kemudian membawanya ke ruang penyerahan surat kepercayaan untuk berfoto bersama dan menandatangani buku tamu kenegaraan, yang menurut pemerintah mencerminkan hubungan "harmonis" kedua negara. Prabowo memperkenalkan kepada Wang Huning sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan Sekretaris Kabinet. Selanjutnya, para pemimpin kedua negara mengadakan pembicaraan tatap muka dan makan siang bersama.
Wang Huning tiba di Indonesia sehari sebelumnya dan bertemu dengan Ketua DPR di Gedung Parlemen. Ia menekankan hubungan bilateral yang erat, terutama di bidang perdagangan dan investasi. Ia mencatat bahwa volume perdagangan bilateral pada tahun 2024 mencapai 147,8 miliar dolar AS, dan investasi China di Indonesia sebesar 8,2 miliar dolar AS, menjadikan China sebagai sumber investasi asing terbesar ketiga bagi Indonesia. Ia juga memuji partisipasi aktif China dalam ASEAN dan forum BRICS, serta menyatakan bahwa kedua negara memiliki pandangan yang serupa dalam "memperkuat multilateralisme" untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketimpangan ekonomi.