PT Polygroup adalah perusahaan manufaktur multinasional yang berkantor pusat di China, secara resmi membangun pabrik keduanya di Indonesia di Kawasan Industri (KPI) Desa Sugihmanik, Tanggungharjo. Baru-baru ini diadakan upacara peletakan batu pertama di lokasi, pabrik ini seluas 20 hektar, akan membangun dua pabrik anak perusahaan, yaitu 5 hektar untuk PT Harmoni Cahaya Indonesia yang mengekspor ke Eropa, dan 15 hektar untuk PT Nortex Berkat Indonesia yang mengekspor ke Amerika Serikat. Tahap pertama akan membangun PT Harmoni Cahaya Indonesia, ditargetkan beroperasi pada Maret 2026. Investasi ini mencapai 3 triliun rupiah, perusahaan menyatakan pabrik ini setidaknya dapat menyerap 6.000 tenaga kerja setelah beroperasi. Ketua PT Polygroup Manufacturing Indonesia menyatakan bahwa investasi ini bertujuan untuk mencapai target ekspor dalam sembilan bulan ke depan, dengan rencana mengirim 7.000 kontainer barang ke luar negeri, semua produk untuk ekspor. Pemilihan investasi di Grobogan dan Kendal karena harga yang kompetitif dan saling membutuhkan antara perusahaan dan daerah setempat. Berbagai pihak setempat menyambut baik pembangunan pabrik ini. Direktur PT ALIB berpendapat bahwa hal ini akan menciptakan lapangan kerja bagi penduduk sekitar; warga desa setempat mengatakan bahwa pabrik tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga akan mendorong perkembangan usaha kecil di sekitarnya. Ia berharap pemerintah daerah dapat mengkoordinasikan hubungan semua pihak untuk memastikan kelancaran pembangunan.
PT Polygroup adalah perusahaan manufaktur multinasional yang berkantor pusat di China, secara resmi membangun pabrik keduanya di Indonesia di Kawasan Industri (KPI) Desa Sugihmanik, Tanggungharjo. Baru-baru ini diadakan upacara peletakan batu pertama di lokasi, pabrik ini seluas 20 hektar, akan membangun dua pabrik anak perusahaan, yaitu 5 hektar untuk PT Harmoni Cahaya Indonesia yang mengekspor ke Eropa, dan 15 hektar untuk PT Nortex Berkat Indonesia yang mengekspor ke Amerika Serikat. Tahap pertama akan membangun PT Harmoni Cahaya Indonesia, ditargetkan beroperasi pada Maret 2026. Investasi ini mencapai 3 triliun rupiah, perusahaan menyatakan pabrik ini setidaknya dapat menyerap 6.000 tenaga kerja setelah beroperasi. Ketua PT Polygroup Manufacturing Indonesia menyatakan bahwa investasi ini bertujuan untuk mencapai target ekspor dalam sembilan bulan ke depan, dengan rencana mengirim 7.000 kontainer barang ke luar negeri, semua produk untuk ekspor. Pemilihan investasi di Grobogan dan Kendal karena harga yang kompetitif dan saling membutuhkan antara perusahaan dan daerah setempat. Berbagai pihak setempat menyambut baik pembangunan pabrik ini. Direktur PT ALIB berpendapat bahwa hal ini akan menciptakan lapangan kerja bagi penduduk sekitar; warga desa setempat mengatakan bahwa pabrik tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga akan mendorong perkembangan usaha kecil di sekitarnya. Ia berharap pemerintah daerah dapat mengkoordinasikan hubungan semua pihak untuk memastikan kelancaran pembangunan.