Indonesia resmi bergabung dengan Bank Pembangunan Baru BRICS

Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan keanggotaan Indonesia di New Development Bank (NDB), sebuah keputusan yang diambilnya dalam pertemuan dengan Presiden NDB Dilma Wana Rousseff di Jakarta baru-baru ini, yang menandai sebuah langkah strategis dalam memperkuat kemitraan pembangunan Indonesia dengan negara-negara berkembang dan lembaga-lembaga multilateral.Dilma mengatakan bahwa ia telah menerima daftar 77 proyek yang ingin diselesaikan oleh Indonesia dan berjanji untuk membantu. Ia percaya bahwa Indonesia memiliki strategi dan daftar proyek jangka menengah dan panjang yang jelas, dan bahwa kedua belah pihak memiliki kepentingan yang sama di bidang infrastruktur, logistik, kereta api, jalan raya, pelabuhan, bandara, konektivitas digital, dll. Dilma juga tertarik dengan program transisi energi Indonesia dan memuji pencapaian Indonesia di bidang bahan bakar nabati, seperti memiliki pangsa biodiesel sebesar 401 TP3T, jauh lebih besar daripada pangsa Brasil yang hanya sebesar 171 TP3T. NDB juga tertarik untuk berinvestasi di sektor sains, pendidikan, teknologi, dan sektor inovasi untuk menciptakan peluang dan lapangan kerja yang baik bagi pembangunan negara. Dilma berterima kasih kepada Prabowo, dan mengatakan bahwa negara-negara BRICS memiliki kepentingan yang sama dengan Indonesia, dan meskipun Indonesia juga terlibat dalam kerja sama dengan bank-bank pembangunan multilateral lainnya, kedelapan negara anggota NDB merasa senang untuk memiliki Indonesia sebagai anggota.