Dua Faktor yang Mendorong Pertumbuhan Pasar Otomotif Indonesia

Pasar mobil Indonesia pada tahun 2024 sangat menantang. Terlepas dari masuknya merek-merek baru, pasar telah stagnan dan bahkan menyusut, gagal menembus angka satu juta unit selama bertahun-tahun, dengan Gaikindo menargetkan hanya 850.000 unit tahun ini. Produsen seperti Hyundai berada di bawah tekanan, dengan chief marketing officer PT Hyundai Motors Indonesia menyatakan bahwaFaktor-faktor makro seperti kenaikan suku bunga dan ketidakpastian global telah menyebabkan pasar yang dingin, dan ada risiko bagi konsumen yang membeli mobil secara kredit.
Pertumbuhan pendapatan per kapita yang lambat juga menjadi salah satu alasan stagnasi penjualan.Menengok ke belakang, kendaraan LCGC telah mendorong pertumbuhan pasar di tahun 2013 ketika penjualan mencapai puncaknya sebesar 1,22 juta unit. Angka penjualan wholesale dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan pasang surutnya pasar, yang mungkin akan menjadi lebih sulit tanpa kerja sama pemerintah dengan para produsen dalam meluncurkan produk baru dan dukungan kebijakan terkait.