Perusahaan Indonesia bekerja sama dengan Nordic dan Hualong International untuk mengembangkan ekosistem kertas tembaga

PT Indonesia Battery Company (IBC), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ekosistem baterai kendaraan listrik, secara resmi bermitra dengan Nordic Investments Ltd. dan Sinoron International Construction Company (SINORON) dari China dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk perjanjian kerja sama.Nordic adalah salah satu produsen foil tembaga terbesar di dunia, dan kemitraan ini merupakan inisiatif strategis dari IBC untuk mendorong proyek-proyek hilirisasi tembaga, terutama dalam penggunaan katoda tembaga sebagai bahan baku anoda baterai dan lembaran tembaga untuk PCB elektronik (foil tembaga). Presiden Direktur PT Industri Battery Indonesia (IBC) mengatakan bahwa mereka sangat mendukung inisiatif ini, dan bahwa program kerja sama ini adalah bagian dari upaya IBC untuk mengembangkan ekosistem bahan energi baru untuk baterai melalui program Upaya Copper Foil untuk mengembangkan ekosistem material energi baru untuk baterai. Copper foil merupakan bagian penting dari elektroda negatif baterai, dan bahan baku copper foil, yaitu elektroda negatif tembaga, dapat dipasok dari smelter PT Freeport Indonesia yang baru saja diresmikan oleh Presiden pada tanggal 23 September lalu. Sementara itu, Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Industri Batteries Indonesia mengatakan bahwa program kemitraan IBC dengan Nordic merupakan salah satu strategi onshore IBC untuk mengembangkan ekosistem baterai di Indonesia.
Sebagai hasilnya, Indonesia dapat menjadi pusat produksi untuk industri baterai global dan dapat memasok produk baterai dan komponen baterai ke Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Asia. Ruang lingkup kerja sama di bawah MoU ini meliputi penelitian bersama tentang potensi pasar foil tembaga untuk baterai lithium-ion dan PCB, menjajaki pasokan katoda tembaga dan asam sulfat, serta menjajaki rencana investasi untuk membentuk perusahaan patungan foil tembaga untuk baterai PCB dan produk elektronik. Chairman Nordic mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi pusat pengembangan pasar Nordic di kawasan ASEAN dengan memanfaatkan sumber daya tembaga yang kaya di negara ini dan mereka senang menjadi bagian dari upaya IBC untuk mengembangkan ekosistem bahan energi baru untuk baterai. Sementara itu Direktur Komersial SINORON mengatakan bahwa proyek copper foil merupakan upaya berkelanjutan dari Konsorsium Fulcrum untuk membawa perusahaan-perusahaan Cina terkemuka ke Indonesia untuk mendukung pengembangan bahan energi baru IBC melalui ekosistem terintegrasi baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.