Grup Misty Jerman membantu membangun ibu kota baru Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investasi

Pada tanggal 25 September, Presiden Joko memimpin upacara peletakan batu pertama untuk Fase 8 di Xindu, yang dihadiri oleh Zheng Nanyan, CEO dari grup hotel ternama di Tiongkok, De Hazel Group.
Joko, yang memimpin upacara peletakan batu pertama, mengatakan bahwa proyek ini akan menjadi kekuatan penting dalam mempromosikan pembangunan ibu kota baru Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investor lain untuk pindah ke ibu kota, yang memiliki sembilan merek hotel besar dan 1.600 properti di banyak negara di seluruh dunia.
Sejak Juli 2023, De Hazy Group secara resmi hadir di pasar Indonesia dengan berinvestasi di IHI (Indies Hospitality Investments), sebuah platform manajemen hotel di Indonesia, yang terdiri dari Artotel Group dan Swiss-Belhotel International Indonesia, yang memiliki lebih dari 200 hotel dan 25.000 kamar di Indonesia. Grup ini memiliki lebih dari 200 hotel dan 25.000 kamar di Indonesia, dan menjadi salah satu mitra dari platform ini. Sejak saat itu, grup ini telah mendirikan kantor di Jakarta untuk mengembangkan merek hotelnya sendiri, Model J, yang merupakan hotel bisnis kelas menengah hingga kelas atas dengan gaya minimalis dan kontemporer, dan diharapkan akan dibuka tahun ini dengan hotel pertamanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Ibu kota baru Indonesia terletak di Provinsi Kalimantan Timur, dekat kota Balikpapan, meliputi area seluas 2560 kilometer persegi, di mana 560 kilometer persegi area inti ibu kota, perluasan area seluas 2.000 kilometer persegi, total investasi diperkirakan setara dengan sekitar 220 miliar yuan, Pemerintah Indonesia diharapkan membiayai 20%, sisanya 80% oleh pemerintah dan sektor swasta untuk menyelesaikan kerja sama. Hingga saat ini, 8 putaran upacara peletakan batu pertama telah dilakukan, telah menerima investasi lebih dari 56 triliun rupiah, sekitar 60 proyek di lapangan, tahap pertama konstruksi telah selesai 80%, diharapkan dapat mulai memindahkan ibu kota paling cepat pada tahun 2025. 2024 Oktober akan mengantarkan pergantian pemerintahan di Indonesia, presiden baru Prabowo ke dunia luar untuk berkomitmen pada warisan kebijakan Presiden Joko, untuk terus mempromosikan pembangunan ibu kota baru.
Ibu kota baru Indonesia menargetkan telekomunikasi, transportasi, real estat, pengolahan air dan limbah, ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, kesehatan, dan kawasan industri dengan sekumpulan insentif, termasuk pembebasan pajak penghasilan perusahaan dan PPN, dan hak atas tanah hingga 160-190 tahun.