MEMUAT BARANG...

PDA mengatakan: akankah tarif tertinggi 200% di Indonesia diimplementasikan di lapangan?

掌柜说:印尼最高200%的关税会落地实施吗

Menurut laporan kantor berita negara Indonesia, pada tanggal 28 Juni Menteri Perdagangan Indonesia Hassan mengatakan kepada media bahwa untuk melindungi industri manufaktur lokal, peraturan perdagangan baru akan diperkenalkan dalam satu atau dua hari ke depan, termasuk kosmetik, tekstil, pakaian, sepatu, dan keramik dari barang konsumsi impor dan produk jadi untuk memberlakukan tarif 1001 TP3T-2001 TP3T, berita ini, dengan cepat menyebabkan para praktisi yang relevan Perhatian besar, Kabinet Wang mencoba memberikan penjelasan.

Pertama, pada kenyataannya, perubahan kebijakan perdagangan Indonesia dimulai pada bulan September 2023 ketika Presiden Indonesia memerintahkan pembenahan produk dengan harga murah di platform e-commerce.

Produk online 90% berasal dari impor, dan yang paling berbahaya adalah bukan produk kita sendiri, alangkah baiknya jika produk online adalah produk kita sendiri, tapi sayangnya, 90% semuanya impor dan harganya sangat murah, sungguh menakjubkan bahwa sebuah gaun hanya seharga Rp 5 ribu, pasti ada predatory pricing yang terjadi di sini.

Mengikuti arahan Presiden, Menteri Perdagangan Indonesia memperkenalkan peraturan perdagangan baru yang paling ketat yang pernah ada pada bulan Desember 2023, yang memperketat peraturan impor pada enam kategori produk, termasuk tekstil elektronik, garmen, sepatu, tas, kosmetik, dan mainan, melalui kuota dan lisensi teknis, dan mulai berlaku pada bulan Maret 2024, dan dampak kebijakan tersebut menyebabkan penumpukan 26.000 peti kemas di pelabuhan-pelabuhan di Jakarta dan Surabaya pada bulan Mei. Dampak dari kebijakan tersebut menyebabkan penumpukan 26.000 kontainer di pelabuhan Jakarta dan Surabaya pada bulan Mei.

Kedua, penumpukan 26.000 kontainer menimbulkan ketidakpuasan yang kuat di kalangan komunitas bisnis Indonesia, yang mengajukan protes keras kepada pemerintah, dan pemerintah Indonesia harus mengubah peraturan perdagangan satu demi satu pada akhir April dan pertengahan Mei dengan cara yang cepat, meluncurkan peraturan perdagangan baru No. 8, yang hampir menghapuskan semua ambang batas perdagangan pada periode sebelumnya, dan penumpukan 29.000 kontainer di pelabuhan dengan cepat dibersihkan dalam waktu satu bulan.

Ketiga, kemudian pada bulan Mei-Juni, dipimpin oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia untuk mengadu kepada pemerintah Indonesia, mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir, sudah ada 21 pabrik tekstil Indonesia yang tutup, dan ada 31 yang berada di ambang penutupan. 2023 sepanjang tahun industri tekstil dan garmen sedikitnya 150.000 pekerja tekstil di-PHK, alasannya adalah karena banyaknya tekstil China yang masuk ke pasar Indonesia, dan harga jualnya lebih rendah dari harga pokok. Kali ini pemerintah Indonesia dan tidak bisa tinggal diam, hanya bisa meminta Menteri Perdagangan Indonesia untuk memberlakukan tarif 100%-200% pada produk China dari pernyataan tersebut.

Pemerintah Indonesia dalam kebijakan perdagangan rem kaki, perubahan arah rem kaki, salah satunya adalah reaksi pemerintah Indonesia dalam menghadapi kelompok bisnis yang berbeda dalam kepentingan permainan, munculnya ambivalensi, dalam keseimbangan hubungan antara kepentingan pedagang lokal dan produsen di Indonesia pada keseimbangan timbangan goyah. Kedua, pemerintah Indonesia tidak memiliki perencanaan strategis jangka panjang untuk pengembangan industri manufaktur lokal, dan membatasi impor obat ini terbatas pada kapasitas produksi dan efisiensi industri manufaktur lokal Indonesia dalam waktu singkat, yang tidak dapat memuaskan pasar konsumen lokal. Ketiga, masalah korupsi internal pemerintah Indonesia, mengakibatkan implementasi kebijakan selalu tidak sesuai dengan bentuknya, tidak dapat membentuk siklus positif dari perumusan kebijakan dan implementasi penyesuaian dan umpan balik yang berkelanjutan.

Kebijakan-kebijakan ini bertumpuk, tekanan diberikan kepada Menteri Perdagangan, sehingga kata-kata pengenaan tarif 100%-200% untuk impor telah digunakan, apakah kebijakan ini akan mendarat atau tidak? Mari kita tunggu dan lihat saja!

© 版权声明

相关文章

id_IDIndonesian