MEMUAT BARANG...

Pemerintah Indonesia berencana untuk mendapatkan investasi asing di ibu kota baru tahun ini

印尼政府计划今年在新国都实现外国投资落地

Otoritas IKN menargetkan investasi asing di Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim) dapat masuk tahun ini, dimana otoritas tersebut mengklaim bahwa minat investor asing terhadap kawasan tersebut cukup tinggi.Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi OIKN mengatakan bahwa program investasi IKN yang banyak dilirik oleh investor asing adalah kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Investor asing tertarik dengan KPBU tersebut, sehingga pemerintah menargetkan bahwa minat besar dari investor asing ini akan mulai berlaku pada tahun 2024. Tahun ini, target investasi pemerintah di Xindu mencapai Rp 100 triliun, angka yang berasal dari sektor publik dan swasta, dengan realisasi mencapai Rp 47,5 triliun pada akhir 2023. Rp 35,9 triliun untuk sektor swasta dan Rp 11,6 triliun untuk sektor publik.

Waktu yang dibutuhkan investor untuk mendapatkan izin juga tergantung pada sektor dan mekanisme investasi yang dipilih, dengan PPP sebagai pilihan yang paling memakan waktu. Waktu yang dibutuhkan untuk bergabung dengan PPP adalah 12 bulan, di mana selama waktu tersebut semua persyaratan harus diselesaikan. Alasan lamanya waktu ini adalah karena aspek-aspek tertentu dari studi kelayakan harus dinilai bersama, misalnya, Kementerian Keuangan dan lelang. Ini adalah proses yang panjang, karena Pemerintah memiliki peran berbagi risiko, sehingga mitra investasi harus dipilih dan diidentifikasi dengan hati-hati, tetapi investor dari sektor swasta dengan investasi langsung akan berkembang lebih cepat.

© 版权声明

相关文章

id_IDIndonesian