MEMUAT BARANG...

Presiden Indonesia mengakui kontribusi ekonomi UMKM bagi Indonesia

印尼总统表彰中小微企业对印尼的经济贡献

Pada sebuah acara di Jakarta, Presiden Joko menekankan pentingnya UMKM pada tanggal 7 Maret lalu. Beliau mengungkapkan bahwa ada sekitar 65 juta UMKM di Indonesia, yang berkontribusi sebesar Rp 611 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Joko memuji peran penting UMKM dan meminta departemen pemerintah dan lembaga keuangan untuk memberikan lebih banyak dukungan kepada mereka sehingga mereka dapat memiliki lebih banyak kesempatan untuk tumbuh.

Presiden Direktur Bank Danamon, Sunasol, mengidentifikasi UMKM sebagai pendorong utama pembangunan ekonomi Indonesia. Beliau menunjukkan bahwa transformasi Indonesia dari negara berpenghasilan rendah menjadi negara berpenghasilan menengah didorong oleh UMKM. Beliau menekankan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global yang meningkat saat ini, ekonomi Indonesia masih memiliki potensi untuk tumbuh, dan salah satu pendorong utamanya adalah UMKM.

Pandangan yang sama juga diungkapkan oleh Menteri Keuangan Indonesia, Silly Muliani, yang mencatat bahwa 97% lapangan pekerjaan di Indonesia diciptakan oleh UMKM. Persentase ini cukup tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun, beliau juga menyebutkan bahwa pangsa UMKM Indonesia dalam kredit perbankan hanya 20%, yang masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain.

Kepala sektor UMKM Indonesia juga memberikan pernyataan, yang menyatakan bahwa kesulitan yang dihadapi oleh UMKM dalam memperoleh pembiayaan bank terutama disebabkan oleh kurangnya agunan dan fakta bahwa banyak UMKM yang belum terhubung dengan sistem layanan perbankan.

Oleh karena itu, para pakar industri telah meminta bank dan lembaga keuangan Indonesia untuk membantu UMKM meningkatkan rasio kredit mereka dan menurunkan suku bunga pinjaman mereka.

Sumber informasi:Jakarta, Kantor Berita China (Editor: Wang Dong)

© 版权声明

相关文章

id_IDIndonesian