Kerja Sama China-Indonesia, Pengoperasian Kereta Cepat Yavan yang Aman Terus Berlanjut

Kantor Berita Xinhua mendapat informasi dari China Railway International Limited bahwa 17.289 penumpang dikirim ke Kereta Cepat Yawan pada tanggal 3, menandai bahwa jumlah kumulatif penumpang yang dikirim ke kereta cepat hasil kerja sama China dan Indonesia ini telah melebihi 2 juta sejak pembukaan dan pengoperasiannya, yang menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dari arus penumpang.
Jalur Kereta Api Berkecepatan Tinggi Yavan, yang dibuka untuk operasi pada tanggal 17 Oktober, telah beroperasi dengan aman selama 139 hari. Data menunjukkan bahwa pada tanggal 3, jumlah total penumpang yang dikirim pada jalur tersebut mencapai 2008.387 orang. Kapasitasnya juga secara bertahap ditingkatkan, dan jumlah kereta yang beroperasi setiap hari telah meningkat dari 14 kereta pada tahap awal menjadi 40 kereta, dan jumlah kursi penumpang yang disediakan telah meningkat dua kali lipat dari lebih dari 8.400 kursi pada tahap awal menjadi lebih dari 20.000 kursi. Jumlah penumpang tertinggi yang diangkut dalam satu hari adalah 21.537 orang, dan tingkat keterisian penumpang telah mencapai angka tertinggi 99,61%.
Untuk memastikan pengoperasian kereta api berkecepatan tinggi yang aman dan tertib, Konsorsium Operasi dan Pemeliharaan China-Indonesia telah dengan sungguh-sungguh menerapkan konsensus yang dicapai oleh para pemimpin kedua negara, berpegang pada prinsip pembangunan dan pembagian bersama, dan memperkuat kerja sama untuk mempromosikan pengoperasian kereta api berkecepatan tinggi Yavan yang aman dan berkualitas tinggi. Memanfaatkan sepenuhnya pengalaman China yang kaya dalam manajemen operasi dan pemeliharaan kereta api berkecepatan tinggi, konsorsium telah mengadopsi cara menggabungkan pencegahan teknis dan tindakan pencegahan personel mengingat karakteristik iklim lokal Indonesia, dan memperkuat manajemen operasi dan keselamatan di musim hujan, untuk memastikan perjalanan kereta api berkecepatan tinggi yang aman dan perjalanan yang teratur dari para penumpang di semua jenis kondisi cuaca.
Selain itu, konsorsium juga memberikan perhatian pada peningkatan kemampuan lokalisasi staf Indonesia dalam operasi dan pemeliharaan. Melalui pelatihan teori, simulasi operasi dan pelatihan mentor-magang, konsorsium membantu staf Indonesia untuk terbiasa dengan peralatan dan alur kerja, dan terus meningkatkan pelokalan tim operasi dan pemeliharaan Kereta Api Berkecepatan Tinggi Yavan.
Kereta Api Berkecepatan Tinggi Yawang, yang menghubungkan Jakarta dan Bandung, Indonesia, telah mempersingkat waktu perjalanan antara kedua tempat tersebut dan menyediakan cara yang aman, hijau, efisien dan nyaman bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan, dan telah menjadi model kerja sama Tiongkok-Indonesia dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan.
Sumber informasi:AFP Jakarta