MEMUAT BARANG...

Perusahaan-perusahaan Cina membantu transisi pasar otomotif Indonesia ke sumber energi baru

中企助力印尼汽车市场转型向新能源发展

Gambar tidak terkait dengan teks

Baru-baru ini, perusahaan mobil asal Cina, BYD, mengadakan peluncuran mobil baru di ibukota Indonesia, Jakarta, dengan meluncurkan tiga model, yang menandai masuknya BYD secara resmi ke dalam pasar mobil penumpang energi baru di Indonesia. Luhut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, mengatakan, "Masuknya BYD ke pasar Indonesia dengan kendaraan energi baru dapat membuat kota-kota besar seperti Jakarta menjadi lebih bersih, membuat hidup kita menjadi lebih sehat, dan mendorong perkembangan industri kendaraan listrik Indonesia."

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia secara aktif memperkenalkan kebijakan untuk mendorong pengembangan industri kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia telah memasukkan perluasan produksi kendaraan listrik dalam Rencana Induk Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025, dan mengusulkan pengembangan infrastruktur pendukung kendaraan listrik dalam Rencana Pembangunan Nasional Jangka Menengah 2020-2024. Mulai tahun 2019, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan serangkaian insentif untuk produsen kendaraan listrik, perusahaan transportasi, dan konsumen, termasuk menurunkan tarif impor untuk bahan produksi terkait, memberikan subsidi bagi konsumen untuk membeli kendaraan listrik, dan mendorong pengembangan kendaraan listrik untuk konsumen. Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan serangkaian insentif untuk produsen kendaraan listrik, perusahaan transportasi, dan konsumen, termasuk menurunkan tarif impor untuk bahan produksi terkait, memberikan pembebasan pajak untuk perusahaan kendaraan listrik, mensubsidi pembelian kendaraan listrik untuk konsumen, dan mendorong perkuatan kendaraan bahan bakar dengan sistem penggerak listrik, dll. Pada bulan April 2023, pemerintah Indonesia juga secara drastis menurunkan PPN kendaraan listrik dari 11% menjadi 1%, sehingga mendorong harga kendaraan listrik yang dijual turun secara signifikan. Harga kendaraan listrik yang dijual akan berkurang secara signifikan.

Seiring dengan kebijakan preferensial Indonesia untuk industri kendaraan listrik yang secara bertahap membuahkan hasil, semakin banyak perusahaan kendaraan energi baru Tiongkok, produsen baterai, dan lainnya secara aktif memperluas investasi mereka di Indonesia dan memperluas pasar lokal. Pada awal Oktober 2018, bus listrik pertama BYD masuk ke Indonesia, dan sekarang sudah banyak bus listrik BYD yang melintas di jalan-jalan dan gang-gang di Jakarta.2023 Pada bulan Mei, BYD dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Koordinasi Penanaman Modal menandatangani nota kesepahaman untuk menjajaki pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. BYD berencana untuk menginvestasikan US$1,3 miliar di Indonesia untuk membangun pabrik dengan kapasitas tahunan sebesar 150.000 kendaraan dan membangun jaringan penjualan dengan 50 dealer di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2024, menurut laporan tersebut. Luhut mengatakan bahwa investasi BYD di pasar Indonesia akan membantu mendorong transisi energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta membantu Indonesia memerangi perubahan iklim.

Perusahaan mobil Cina, Wuling, juga memiliki kinerja yang sangat cemerlang di pasar kendaraan listrik Indonesia. Wuling adalah produsen mobil China pertama yang memasuki pasar Indonesia dan membangun pabrik di sana, dan telah mendirikan 150 outlet penjualan dan layanan lokal, yang pada dasarnya mencakup kota-kota besar dan wilayah di Indonesia. Pada tahun 2022, Wuling meluncurkan mobil listrik kecil di Indonesia, yang sangat disukai konsumen karena rasio harga-kinerja yang tinggi. Pengemudi lokal percaya bahwa mobil ini tidak hanya memiliki harga yang menguntungkan, tetapi juga memiliki model yang ringkas dan konsumsi energi yang rendah, yang membuatnya sangat mudah untuk dikendarai di jalan perkotaan yang sempit.

Memanfaatkan kekuatan inovatifnya dalam kendaraan listrik, Ne Zha Auto juga mempercepat kehadirannya di Indonesia. pada Oktober 2023, Ne Zha Auto memperkenalkan kendaraan listrik pintarnya ke Indonesia dan menandatangani perjanjian kerja sama dengan produsen mobil lokal terkemuka, dengan rencana untuk memulai produksi lokal pada kuartal kedua tahun 2024," kata Sun Guang, Asisten Presiden dan Wakil Presiden Eksekutif Unit Bisnis Luar Negeri Ne Zha Auto, kepada wartawan. Sun Guang, asisten presiden dan wakil presiden eksekutif divisi bisnis luar negeri Ne Zha Auto, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa pemerintah Indonesia mendukung pengembangan industri kendaraan listrik dan telah meluncurkan serangkaian langkah promosi untuk mendorong masyarakat untuk membeli kendaraan listrik, dan bahwa pasar kendaraan listrik Indonesia memiliki potensi yang besar, dan "Indonesia telah menjadi tujuan penting bagi Ne Zha Auto's 'Going Out! Indonesia telah menjadi tujuan penting bagi Nezha Motors untuk 'keluar'".

Menteri Perindustrian Indonesia Agus Gumiwang mengatakan bahwa Indonesia ingin menjadi pusat produksi regional yang kompetitif secara global untuk kendaraan listrik, dan kerja sama dengan China sejalan dengan rencana pembangunan Indonesia. Dia menekankan bahwa China adalah salah satu produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, dan bahwa Indonesia siap bekerja sama dengan China untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, "dan kerja sama terkait juga akan membantu ASEAN untuk mencapai tujuan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan".

© 版权声明

相关文章

id_IDIndonesian